Jumat, 28 Oktober 2016

KEKUATAN, KELEMAHAN, PELUANG, ANCAMAN KOPERASI DI INDONESIA

Dalam Manajemen Koperasi, Perencanaan strategis adalah pengambilan keputusan saat ini untuk koperasi yang akan dilakukan pada masa datang. Pengambilan keputusan dalam organisasi. Koperasi Indonesia harus mempertimbangkan Sumber daya, kondisi saat ini serta peramalan terhadap keadaan yang mempengaruhi koperasi dimasa yang akan datang.
Untuk melakukan perencanaan strategis dalam koperasi maka pengurus koperasi harus memperhatikan 4 aspek penting yaitu masa depan dan peramalanya, aspek lingkungan baik internal atau eksternal, target kedepan dan terakhir strategi untuk pencapaian target.
Organisasi Koperasi secara kelembagaan harus mempunyai perangkat organisasi koperasi yang menjadi sarana dalam pencapaian tujuan koperasi. Perangkat fundamental dalam perencanaan strategis yang kemudian menjadi kelengkapan organisasi yang wajib ada adalah parameter-parameter idialisme dasar seperti: visi, misi, goal, objektif.
Untuk mempercepat percapaian Renstra koperasi diperlukan:
·         Spesific ( kekhususan)
·         Measurable ( Terukur)
·         Achieveable ( Dapat dicapai)
·         Rationable ( Rasional, dapat dipahami)
·         Timebound ( Ada limit/batas waktu)
Terdapat pula Kekuatan (Strength), Kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunities), serta Ancaman (Threats) koperasi itu sendiri di Negara kita ini Indonesia, atau seringkali disebut dengan SWOT. Kali ini saya akan membahas satu persatu tentang pembahasan sesuai judul penulisan ini.



KEKUATAN DARI KOPERASI
Koperasi merupakan lembaga yang sangat berperan penting di Indonesia dalam perkembangan perekonomian. Lumrahnya sebagai lembaga yang berperan besar, tentunya ia punya beberapa kekuatan/kelebihan padanya. Berikut saya akan memaparkan beberapa kekuatan/kelebihan dari koperasi.
1.      Pendirian koperasi mempunyai dasar hukum yang jelas dan kuat. Jadi koperasi merupakan jenis usaha yang sudah mempunyai dasar hukum dalam pembentukannya. Sehingga bentuk badan hukum koperasi sangatlah kuat. Di banding dengan usaha perseorangan.
2.      Adanya tanggung jawab bersama di antara anggotanya. Usaha koperasi di lakukan dengan cara berkelompok yang minimal anggota koperasi adalah 20 orang. Jadi setiap kerugian koperasi di tanggung bersama oleh seluruh anggota koperasi. Begitu juga dengan kegiatan usaha koperasi di lakukan oleh seluruh anggota koperasi. Dengan demikian koperasi akan lebih cepat berkembang di dalam usahanya.
3.      Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam kehidupan berkoperasi. Anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiban yang sama, baik hak untuk di pilih menjadi pengurus atau pengawas koperasi maupun kewajiban dalam menyetorkan modal koperasi. Dan juga dalam penyetoran simpanan. Tidak seperti PT yang sesuai dengan persentase kepemilikan saham.
4.      Adanya transparansi pengelolaan, karena ada prinsip dari, oleh, dan untuk anggota. Seluruh kegiatan koperasi di laporkan secara transparan kepada anggota koperasi melalui rapat anggota tahunan atau RAT. Maupun rapat anggota luar biasa jika ada kejadian khusus yang mendesak



KELEMAHAN DARI KOPERASI
Disamping kelebihan koperasi yang begitu kuat serta begitu besar, sebagai sebuah lembaga, koperasi juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut saya akan memaparkan beberapa kelemahan dari koperasi.
1.      Koperasi dipandang tidak dapat menguntungkan secara ekonomi. Karena prinsip koperasi yang kekeluargaan koperasi secara ekonomi kurang memberikan keuntungan bagi pengurus maupun anggotanya.
2.      Minat masyarakat untuk menjadi anggota koperasi rendah. Banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat berkoperasi sehingga mereka enggan untuk bergabung menjadi anggota koperasi.
3.      Sebagian besar anggota berasal dari kalangan menengah ke bawah, sehingga koperasi sering diidentikkan dengan standar hidup yang rendah. Orang orang yang mempunyai modal jarang yang berminat mendirikan koperasi, mereka lebih suka untuk mendirikan PT maupun CV.
4.      Dukungan pemerintah dan lembaga keuangan untuk memajukan koperasi masih kurang dibandingkan dengan dukungan yang diberikan kepada bentuk badan usaha lain. Banyak Bank yang belum percaya untuk memberikan kredit modal usaha kepada koperasi karena khawatir tidak bisa mengembalikan pinjaman.
5.      Pada umumnya koperasi masih sulit berkembang, karena belum terbentuknya jaringan koperasi dengan badan badan usaha lain. Banyak koperasi yang berdiri sendiri, tidak mau kerjasama dengan koperasi lain. Hal ini biasanya karena keengganan pengurus untuk bersinergi dengan koperasi lain, karena mereka beranggapan koperasi lain di daerah mereka adalah saingan.
6.      Munculnya banyak kasus penyelewengan dalam pengelolaan koperasi menyebabkan orang tidak tertarik menjadi anggota koperasi.
7.      Banyak pengurus dan pengelola koperasi yang menyelewengkan dana dari para anggotanya sehingga orang tidak lagi percaya dengan koperasi.
PELUANG DARI KOPERASI
Sebagai lembaga perekonomian. Koperasi harus mampu melihat berbagai peluang yang masuk, dan dapat menguntungkan bagi koperasi tersebut. Berikut ini saya akan memaparkan berbagai peluang yang bisa didapatkan oleh koperasi.
1.      Adanya aspek pemerataan yang diprioritaskan oleh pemerintah.
2.      Undang-Undang nomor 25 tahun 1992, memungkinkan konsolidasi koperasi primer ke dalam koperasi sekunder.
3.      Kemauan politik yang kuat dari pemerintah dan berkembangnya tuntutan masyarakat untuk lebih membangun koperasi.
4.      Kondisi ekonomi cukup mendukung eksistensi koperasi.
5.      Perekonomian dunia yang makin terbuka mengakibatkan makin terbukanya pasar internasional bagi hasil koperasi Indonesia.
6.      Industrialisasi membuka peluang usaha di bidang agrobisnis, agroindustri dan industri pedesaan lainnya.
7.      Adanya peluang pasar bagi komoditas yang dihasilkan koperasi.
8.      Adanya investor yang ingin bekerjasama dengan koperasi.
9.      Potensi daerah yang mendukung dalam pelaksanaan kegiatan koperasi.
10.  Dukungan kebijakan dari pemerintah.
11.  Undang-Undang nomor 12 tahun 1992, tentang sistem budidaya tanaman mendorong diversifikasi usaha koperasi.
12.  Daya beli masyarakat tinggi.

ANCAMAN DARI KOPERASI
Koperasi sebagai lembaga yang memiliki banyak peluang usaha yang bisa menguntungkan untuk para pengguna jasa koperasi maupun anggota didalamnya. Tak luput pula mendapati banyak desakan/ ancaman yang cukup membuat sulit kinerja daripada beberapa lembaga koperasi. Dibawah ini saya akan memaparkan beberapa ancaman yang didapat oleh koperasi.
1.      Persaingan usaha yang semakin ketat.
2.      Peranan Iptek yang makin meningkat.
3.      Masih kurangnya kepercayaan untuk saling bekerjasama dengan pelaku ekonomi lain dan antar koperasi.
4.      Terbatasnya penyebaran dan penyediaan teknologi secara nasional bagi koperasi.
5.      Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang koperasi serta kurangnya kepedulian dan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
6.      Pasar bebas.
7.      Kurang memadainya prasarana dan sarana yang tersedia di wilayah tertentu, misalnya lembaga keuangan, produksi dan pemasaran.
8.      Kurang efektifnya koordinasi dan sinkronasi dalam pelaksanaan program pembinaan koperasi antar sektor dan antar daerah.
9.      Persepsi yang berbeda dari aparat pembina koperasi.
10.  Lingkungan usaha yang tidak kondusif.
11.  Anggapan masyarakat yang masih negatif terhadap koperasi.
12.  Tarif harga yang ditetapkan pemerintah.
13.  Menurunnya daya beli masyarakat.

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa sebagai lembaga yang cukup mumpuni serta berpengaruh dalam perekonomian di negera ini, koperasi tak hanya memiliki kekuatan/kelebihan yang cukup baik, sebagai sesuatu yang tak selamanya sempurna, koperasi juga memeiliki beberapa kelemahan seperti tertera pada penjelasan di atas yang harus di tanggulangi serta diperbaiki oleh setiap anggota di dalam lembaga koperasi tersebut. Dari sisi peluang, saya kira Lembaga per-koperasian di Indonesia harus lebih cermat dalam mendapatkan peluang yang bisa dicapai untuk kemajuan koperasi. Tak lupa dengan cukup banyaknya ancaman yang akan dihadapi oleh lembaga koperasi, haruslah lebih pintar memutar otak jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan oleh anggota maupun pengurus di dalam lembaga koperasi.

DAFTAR PUSTAKA

http://logokoperasi.blogspot.co.id/2016/02/kekuatan-dan-kelemahan-koperasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar